Table of Contents

Tiang PJU Oktagonal untuk PJU Tenaga Surya: Desain Bracket Panel, Lampu dan Konstruksi yang Tepat

Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya atau PJU tenaga surya semakin banyak digunakan untuk jalan desa, kawasan industri, perumahan, fasilitas publik, area parkir, jalan lingkungan hingga lokasi yang belum memiliki jaringan listrik yang memadai. Sistem ini memanfaatkan energi matahari melalui panel surya, menyimpannya di dalam baterai, kemudian menggunakan energi tersebut untuk menyalakan lampu LED pada malam hari.

Namun keberhasilan sebuah sistem PJUTS tidak hanya ditentukan oleh kapasitas panel surya, baterai atau watt lampu. Ada satu komponen mekanikal yang sering dianggap sederhana, padahal mempunyai peranan sangat penting, yaitu tiang PJU.

Penggunaan tiang PJU oktagonal untuk PJU tenaga surya membutuhkan perhatian konstruksi yang lebih detail dibandingkan tiang yang hanya menopang lampu konvensional. Pada sistem solar, badan tiang juga dapat membawa panel surya, bracket panel, arm lampu, controller, kabel, dan pada konfigurasi tertentu battery box.

Panel surya menjadi salah satu komponen yang harus diperhatikan secara khusus karena mempunyai luas bidang yang relatif besar. Ketika terkena angin, panel menerima gaya yang selanjutnya diteruskan menuju bracket, badan tiang, base plate, anchor bolt hingga pondasi.

Karena itu, menentukan tiang PJUTS hanya berdasarkan informasi seperti “tiang 7 meter untuk lampu 60 watt” atau “tiang 9 meter untuk solar cell 300 Wp” belum cukup.

Desain yang baik harus mempertimbangkan ukuran fisik panel, berat panel, panjang arm, jenis lampu, tinggi struktur, ketebalan material, jumlah segment, base plate, anchor bolt, finishing dan kondisi lokasi proyek.

Artikel ini membahas bagaimana memilih dan merancang tiang PJU oktagonal untuk sistem tenaga surya secara lebih sistematis dan profesional.


Apa Itu Tiang PJU Tenaga Surya?

Tiang PJU tenaga surya adalah struktur yang digunakan untuk menopang komponen-komponen sistem penerangan jalan yang sumber energinya berasal dari matahari.

Berbeda dengan PJU konvensional yang memperoleh suplai listrik dari jaringan, sistem PJUTS biasanya terdiri dari kombinasi:

  • panel surya;
  • lampu LED;
  • baterai;
  • solar charge controller;
  • bracket panel;
  • arm lampu;
  • kabel;
  • struktur tiang;
  • base plate;
  • anchor bolt;
  • battery box pada sistem tertentu.

Bergantung pada tipe produk, konfigurasi komponen tersebut dapat berbeda.

Secara umum PJU tenaga surya dapat dibagi menjadi tiga konsep utama, yaitu All in One, Two in One dan 3 in 1 atau split system.

Pada setiap konfigurasi, kebutuhan terhadap konstruksi tiangnya juga dapat berbeda.


Perbedaan Beban PJU Konvensional dan PJU Tenaga Surya

Pada PJU konvensional, bagian atas tiang umumnya membawa lampu dan arm.

Sementara pada PJUTS, tiang dapat membawa beban tambahan berupa panel surya dan bracket.

Pada sistem split, terdapat pula kemungkinan pemasangan battery box pada badan tiang.

Inilah alasan mengapa spesifikasi mekanikal PJUTS tidak sebaiknya disalin langsung dari tiang PJU konvensional.

Secara sederhana, aliran beban pada PJU tenaga surya dapat digambarkan sebagai berikut:

Angin → Panel Surya → Bracket → Badan Tiang → Base Plate → Anchor Bolt → Pondasi

Selain gaya angin, struktur juga menerima berat dari:

Panel + Lampu + Arm + Bracket + Kabel + Battery Box + Berat Sendiri Tiang

Setiap komponen tersebut perlu diperhitungkan agar desain sistem bekerja sebagai satu kesatuan.


Mengapa Tiang Oktagonal Banyak Digunakan untuk PJUTS?

Bentuk oktagonal memiliki beberapa karakteristik yang membuatnya fleksibel digunakan pada sistem tenaga surya.

READ  Pabrikasi Tiang PJU Oktagonal: Panduan Lengkap Spesifikasi, Ukuran, Material, Harga dan Proses Produksi

Pertama, badan tiang dapat dibuat tapered, yaitu bagian bawah memiliki ukuran lebih besar dan mengecil menuju bagian atas.

Kedua, tinggi dan diameter dapat disesuaikan berdasarkan drawing.

Ketiga, tiang dapat dibuat menjadi beberapa segment menggunakan slip joint.

Keempat, bracket panel surya, single arm, double arm maupun lengan parabole dapat dikembangkan sesuai konfigurasi proyek.

Kelima, tiang dapat menggunakan finishing hot dip galvanize untuk membantu melindungi konstruksi baja di lingkungan outdoor.

Meski demikian, bentuk oktagonal sendiri bukan jaminan bahwa konstruksi otomatis sesuai untuk solar cell.

Semua parameter tetap perlu direncanakan.

Untuk memahami dasar konstruksi, material, segmentasi dan proses produksinya secara lebih luas, baca artikel utama mengenai pabrikasi tiang PJU oktagonal.


Bagian-Bagian Utama Tiang PJU Tenaga Surya

Untuk memahami desain secara menyeluruh, kita dapat melihat konstruksi PJUTS dari bagian atas hingga pondasi.

1. Panel Surya

Panel mengubah energi matahari menjadi energi listrik.

Kapasitas modul biasa dinyatakan dalam Watt Peak atau Wp.

Namun untuk kebutuhan struktur, informasi Wp saja tidak cukup.

Produsen tiang juga membutuhkan:

  • panjang panel;
  • lebar;
  • ketebalan frame;
  • berat;
  • posisi mounting;
  • jumlah modul.

Dua panel dengan kapasitas sama dapat mempunyai dimensi berbeda.


2. Bracket Panel Surya

Bracket adalah struktur yang menghubungkan panel dengan tiang.

Komponen ini harus mampu menjaga posisi panel dan mentransfer beban ke badan tiang.

Desain bracket berkaitan dengan:

  • ukuran panel;
  • jumlah panel;
  • sudut pemasangan;
  • titik clamp;
  • arah modul;
  • material bracket;
  • sistem sambungan.

3. Lampu PJU LED

Lampu menentukan kebutuhan penerangan.

Parameter yang relevan antara lain:

  • watt;
  • lumen;
  • berat luminaire;
  • beam angle;
  • panjang lampu;
  • sistem mounting.

Berat luminaire harus diketahui karena ikut menjadi beban pada arm.


4. Arm atau Lengan Lampu

Arm membawa lampu menjauh dari badan utama tiang.

Panjang arm mempengaruhi momen terhadap tiang.

Semakin jauh posisi lampu dari sumbu badan, semakin besar pengaruhnya terhadap konstruksi.


5. Badan Tiang Oktagonal

Badan tiang merupakan struktur utama.

Parameter penting antara lain:

  • tinggi;
  • diameter bawah;
  • diameter atas;
  • ketebalan plat;
  • material;
  • taper;
  • jumlah segment;
  • slip joint.

6. Battery Box

Pada konfigurasi split, baterai dapat diletakkan di dalam box terpisah.

Battery box dapat dipasang pada badan tiang atau lokasi lain berdasarkan desain.

Berat baterai perlu diperhitungkan apabila box dipasang langsung pada konstruksi.


7. Base Plate

Base plate menjadi transisi antara badan tiang dengan pondasi.

Plat ini menerima transfer gaya dari badan ke anchor bolt.


8. Anchor Bolt

Anchor bolt mengikat tiang terhadap foundation beton.

Ukuran anchor tidak seharusnya dipilih terpisah dari base plate dan pondasi.


Ukuran Panel Surya Harus Diketahui Sebelum Membuat Bracket

Ini merupakan salah satu prinsip terpenting dalam pabrikasi tiang PJUTS.

Kesalahan yang sering terjadi adalah menentukan bracket hanya berdasarkan kapasitas panel.

Contohnya:

“Bracket untuk panel 300 Wp.”

Informasi tersebut belum cukup.

Satu produk 300 Wp belum tentu memiliki dimensi yang sama dengan panel 300 Wp dari produsen lain.

Teknologi sel, jumlah sel, bentuk frame dan generasi modul dapat membuat dimensinya berbeda.

Karena itu sebelum drawing bracket dibuat, minimal siapkan:

Data Panel Keterangan
Merek Produsen panel
Tipe Model modul
Kapasitas Wp
Panjang mm
Lebar mm
Tebal frame mm
Berat kg
Jumlah panel unit
Orientasi Portrait/Landscape sesuai desain

Tanpa data tersebut, bracket berisiko harus direvisi ketika panel aktual datang.


Desain Bracket Panel Surya PJU

Bracket mempunyai dua fungsi utama.

Pertama, menahan berat panel.

Kedua, menahan dan meneruskan gaya akibat angin.

Karena itu bracket tidak boleh hanya dipandang sebagai “dudukan panel”.

Ukuran Frame Bracket

Frame harus mengikuti dimensi panel.

Jika bracket terlalu kecil, clamp mungkin tidak berada pada posisi yang sesuai.

Jika terlalu besar, penggunaan material menjadi tidak efisien dan dimensi bidang struktur bertambah.

Titik Pengikat

Titik clamp harus disesuaikan dengan frame modul dan metode mounting.

Pemasangan sebaiknya tidak dilakukan pada area panel yang memang tidak dirancang menerima clamp.

Sudut Kemiringan Panel

Tidak ada satu sudut pemasangan yang otomatis ideal untuk seluruh proyek di Indonesia.

Sudut panel dipengaruhi lokasi, orientasi, desain sistem dan kebutuhan proyek.

Yang penting dari sisi mekanikal adalah bracket dapat mempertahankan posisi yang ditentukan secara stabil.

Material Bracket

Bracket dapat dibuat dari konstruksi baja galvanis atau material lain sesuai engineering.

Apabila menggunakan baja, perhatian perlu diberikan pada:

  • ketebalan;
  • sambungan;
  • welding;
  • clamp;
  • sistem finishing.

Maintenance

Desain bracket juga sebaiknya mempertimbangkan kemudahan pemeriksaan dan pengencangan baut selama masa penggunaan.

Untuk melihat bagaimana badan tiang dan bracket diproduksi, baca proses pabrikasi tiang PJU oktagonal hot dip galvanize.


Beban Angin Panel Surya pada Tiang PJU

Pada PJUTS, panel menjadi salah satu sumber beban lingkungan paling penting.

Panel mempunyai permukaan yang relatif luas dibandingkan lampu.

Ketika kecepatan angin meningkat, gaya yang bekerja pada panel juga meningkat.

Secara konseptual, faktor yang perlu diperhatikan meliputi:

  • luas panel;
  • jumlah panel;
  • ketinggian pemasangan;
  • sudut panel;
  • orientasi;
  • kondisi lokasi;
  • karakter angin;
  • bentuk bracket.

Gaya dari panel kemudian diteruskan ke bracket dan badan tiang.

Itulah sebabnya tidak tepat hanya memperbesar bracket tanpa melihat badan tiang.

Seluruh sistem harus bekerja secara bersama.

Alur Transfer Beban

Panel menerima angin

Bracket menahan panel

Beban masuk ke bagian atas tiang

Badan tiang meneruskan momen ke bawah

Base plate mendistribusikan gaya

Anchor bolt mengikat ke foundation

Pondasi meneruskan beban ke tanah

Jika salah satu bagian tidak sesuai, peningkatan spesifikasi pada komponen lain belum tentu menyelesaikan masalah.

Perhitungan aktual harus mengikuti data struktur serta kondisi lokasi proyek.


Pengaruh Tinggi terhadap Tiang PJUTS

Semakin tinggi tiang, semakin penting memperhatikan beban pada bagian atas.

Namun pilihan tinggi juga harus mempertimbangkan kebutuhan pencahayaan.

READ  Perbedaan Tiang PJU Oktagonal, Tiang Bulat dan Tiang Taper: Mana yang Tepat untuk Proyek Anda?

Tiang PJU 6 Meter

Banyak digunakan untuk:

  • jalan desa;
  • jalan lingkungan;
  • taman;
  • perumahan;
  • area parkir;
  • fasilitas lokal.

Pada sistem solar, ukuran ini dapat digunakan dengan konfigurasi panel dan lampu yang sesuai desain.


Tiang PJU 7 Meter

Ukuran 7 meter cukup fleksibel untuk jalan lingkungan hingga jalan kawasan.

Tiang dapat digunakan untuk PJU Two in One maupun sistem split.

Panjang arm, ukuran panel dan bracket tetap harus diperiksa.


Tiang PJU 9 Meter

Tiang 9 meter banyak digunakan pada lokasi yang membutuhkan posisi lampu lebih tinggi.

Pada ketinggian ini, beban panel di bagian atas mempunyai pengaruh lebih besar terhadap momen di dasar konstruksi.

Tiang biasanya dapat menggunakan beberapa segment dan slip joint berdasarkan desain.


Tiang 10–12 Meter

Pada ukuran yang lebih tinggi, kebutuhan engineering semakin penting.

Ketebalan plat, diameter, base plate, anchor dan pondasi tidak boleh ditentukan dengan menyalin spesifikasi tiang yang lebih pendek.

Untuk pembahasan lebih detail berdasarkan ketinggian, lihat spesifikasi tiang PJU oktagonal 6 meter, 7 meter, 9 meter hingga 12 meter.


Single Arm atau Double Arm untuk PJU Tenaga Surya?

Pemilihan arm ditentukan oleh arah pencahayaan.

Single Arm

Menggunakan satu lampu.

Cocok untuk banyak pemasangan di sisi jalan.

Keunggulannya antara lain:

  • konstruksi lebih sederhana;
  • kebutuhan material lebih rendah;
  • beban lampu lebih kecil dibandingkan double arm.

Double Arm

Menggunakan dua lampu.

Banyak diterapkan pada median atau area yang membutuhkan pencahayaan dua sisi.

Double arm menambah:

  • berat;
  • jumlah luminaire;
  • gaya pada bagian atas;
  • panjang struktur horizontal.

Karena itu badan tiang harus dievaluasi sesuai konfigurasi akhir.


Tiang PJU All in One

Pada lampu All in One, panel surya, baterai, controller dan LED biasanya berada dalam satu unit yang relatif terintegrasi.

Karena itu sistem tidak selalu membutuhkan bracket panel terpisah seperti split system.

Meski demikian, unit lampu dapat memiliki ukuran cukup besar.

Berat dan luas permukaannya tetap harus diperhatikan dalam pemilihan arm serta badan tiang.

Tiang AIO umumnya membutuhkan dudukan arm yang sesuai diameter mounting lampu.


Tiang PJU Two in One

Pada konfigurasi Two in One, lampu dan baterai dapat berada pada satu unit, sedangkan panel surya terpisah.

Dengan demikian, tiang perlu menopang:

  • lampu;
  • arm;
  • panel;
  • bracket.

Konfigurasi ini membutuhkan desain bracket berdasarkan dimensi panel.

Panel dapat berada pada bagian paling atas atau posisi tertentu sesuai drawing.


Tiang PJU 3 in 1 atau Split System

Dalam sistem 3 in 1, panel, lampu dan baterai berada pada komponen terpisah.

Tiang dapat membawa:

  • solar panel;
  • bracket;
  • lampu;
  • arm;
  • battery box;
  • controller box.

Karena jumlah komponennya lebih banyak, drawing menjadi sangat penting.

Posisi masing-masing komponen harus ditentukan sebelum produksi.


Battery Box pada Tiang PJUTS

Battery box digunakan pada sistem yang menempatkan baterai terpisah dari lampu.

Posisinya perlu direncanakan agar:

  • mudah diakses teknisi;
  • tetap aman;
  • tidak mengganggu lalu lintas;
  • jalur kabel efisien;
  • berat box diperhitungkan.

Baterai LiFePO4 dan VRLA mempunyai karakter fisik yang berbeda.

Jumlah baterai juga mempengaruhi berat box.

Jika battery box dipasang pada badan tiang, sistem mounting harus menjadi bagian dari drawing.


Tiang Oktagonal atau Tiang Bulat untuk Solar Cell?

Keduanya dapat digunakan.

Tiang oktagonal banyak dipilih untuk proyek custom karena mudah dirancang dalam bentuk tapered dan multi-segment.

Bentuk bidang datar juga dapat membantu dalam pengembangan dudukan tertentu.

Namun tiang bulat tetap dapat digunakan jika sistem clamp dan desainnya sesuai.

Tidak tepat mengatakan PJU tenaga surya wajib menggunakan oktagonal.

Yang lebih penting adalah apakah badan tiang mempunyai struktur yang cukup untuk menahan kombinasi beban.

Pembahasan mengenai karakter kedua bentuk dapat dibaca melalui perbedaan tiang PJU oktagonal, bulat dan taper.


Base Plate pada Tiang PJU Tenaga Surya

Base plate merupakan komponen utama pada bagian bawah struktur.

Melalui bagian inilah beban tiang masuk ke anchor bolt dan pondasi.

Beberapa contoh ukuran yang dapat ditemukan pada berbagai desain antara lain:

  • 300 × 300 × 12 mm;
  • 300 × 300 × 14 mm;
  • 400 × 400 × 14 mm;
  • 400 × 400 × 19 mm.

Angka tersebut hanya contoh konfigurasi fabrikasi.

Tidak boleh digunakan sebagai standar otomatis hanya berdasarkan tinggi tiang.

Base plate sebaiknya ditentukan berdasarkan:

  • tinggi;
  • diameter tiang;
  • ketebalan material;
  • panjang arm;
  • panel;
  • beban konstruksi;
  • desain foundation.

Anchor Bolt pada Tiang PJUTS

Anchor bolt mengikat base plate terhadap pondasi.

Beberapa contoh ukuran yang dapat ditemukan antara lain:

  • Ø16 × 500 mm;
  • Ø19 × 500 mm;
  • Ø22 × 600 mm.

Lagi-lagi ukuran tersebut bukan standar mutlak.

Anchor perlu dipilih berdasarkan sistem konstruksi keseluruhan.

Jumlah anchor per base plate, jarak antar bolt dan kedalaman pemasangan harus sesuai drawing.

Template anchor sangat membantu menjaga jarak ketika pekerjaan pengecoran pondasi berlangsung.


Pondasi Tiang PJU Tenaga Surya

Pondasi merupakan bagian yang sama pentingnya dengan tiang.

Badan tiang yang memiliki spesifikasi tinggi tidak dapat bekerja dengan baik jika pondasinya tidak sesuai.

Beberapa variabel yang perlu dipertimbangkan antara lain:

  • kondisi tanah;
  • tinggi tiang;
  • berat total;
  • panel solar;
  • arm;
  • angin;
  • ukuran base plate;
  • konfigurasi anchor.

Karena kondisi tanah berbeda antar lokasi, ukuran foundation tidak sebaiknya digeneralisasi untuk semua proyek.

Pada proyek besar, desain pondasi sebaiknya mengikuti engineering sipil atau structural calculation yang sesuai.


Hot Dip Galvanize untuk Tiang PJUTS

PJU tenaga surya digunakan di luar ruangan.

Badan tiang, arm dan bracket akan terkena hujan, panas serta kelembapan secara terus-menerus.

Karena itu perlindungan korosi menjadi hal penting.

Salah satu sistem yang banyak digunakan adalah hot dip galvanize.

Proses galvanisasi memberikan lapisan zinc pada permukaan konstruksi baja sehingga membantu memberikan perlindungan terhadap lingkungan.

Bagian yang dapat menggunakan finishing galvanis antara lain:

  • badan tiang;
  • arm;
  • bracket panel;
  • base plate;
  • komponen baja lainnya.
READ  Apa Itu Lampu Jalan Solar Cell Gresik dan Mengapa Pemerintah Mulai Mengutamakannya?

Kualitas galvanisasi tetap dipengaruhi proses persiapan permukaan, fabrikasi dan kontrol mutu.


Klem Anti Panjat

Pada beberapa tiang dapat ditambahkan klem anti panjat.

Tujuannya adalah mengurangi kemudahan akses pihak yang tidak berkepentingan ke bagian atas konstruksi.

Pada sistem PJUTS, keberadaan panel dan kabel membuat aspek keamanan cukup relevan.

Klem dapat dibuat menggunakan besi beton atau konfigurasi lain berdasarkan drawing.

Posisinya harus dirancang agar tidak mengganggu pekerjaan maintenance.


Jalur Kabel di Dalam Tiang

Konstruksi oktagonal memungkinkan kabel ditempatkan di dalam badan tiang.

Pada PJUTS dapat terdapat kabel antara:

  • panel dan controller;
  • controller dan baterai;
  • baterai dan lampu.

Routing kabel perlu mempertimbangkan lubang masuk dan keluar kabel.

Tepi lubang sebaiknya tidak menyebabkan kerusakan mekanis pada isolasi kabel.

Akses untuk maintenance juga harus dipikirkan sejak tahap drawing.

Pada beberapa konstruksi dapat disediakan access door pada badan tiang.


Quality Control Tiang PJU Solar

Quality control sebaiknya dilakukan sebelum pengiriman.

Beberapa pemeriksaan penting meliputi:

Dimensi Badan

Periksa:

  • tinggi;
  • diameter;
  • panjang segment;
  • ketebalan.

Slip Joint

Pastikan antar segment dapat dirakit.

Arm

Periksa panjang dan posisi mounting.

Bracket Solar

Pastikan ukuran sesuai panel.

Base Plate

Periksa dimensi dan pola hole.

Anchor Bolt

Pastikan diameter, panjang dan jumlah sesuai.

Finishing

Periksa kondisi galvanisasi.

Pre-Assembly

Jika memungkinkan, lakukan verifikasi bracket dan segment sebelum produk dikirim.


Kesalahan Umum dalam Memilih Tiang PJU Tenaga Surya

1. Menentukan Tiang Hanya dari Watt Lampu

Lampu 60 watt dan 100 watt tidak memberikan informasi cukup mengenai kebutuhan struktur.

Ukuran panel dan arm juga harus diketahui.

2. Menentukan Bracket Berdasarkan Watt Panel

Panel 300 Wp tidak selalu mempunyai dimensi sama.

Gunakan datasheet panel aktual.

3. Mengabaikan Beban Angin

Panel mempunyai bidang cukup besar.

Wind load harus menjadi bagian dari engineering.

4. Menggunakan Tiang PJU Konvensional Tanpa Evaluasi

Menambahkan panel pada tiang yang sebelumnya hanya dirancang untuk lampu dapat mengubah beban struktur.

5. Tidak Memeriksa Pondasi

Sistem tidak berhenti di base plate.

Foundation harus sesuai.

6. Tidak Membuat Drawing

Tanpa drawing, risiko ketidaksesuaian bracket, anchor dan segment menjadi lebih tinggi.

7. Memilih Hanya dari Harga

Tiang dengan harga lebih murah dapat menggunakan spesifikasi berbeda.

Untuk memahami komponen biaya secara lebih objektif, baca faktor yang menentukan harga tiang PJU oktagonal.


Checklist Sebelum Memesan Tiang PJU Tenaga Surya

Sebelum meminta penawaran, sebaiknya siapkan informasi berikut:

  1. Lokasi proyek.
  2. Jumlah titik PJU.
  3. Tinggi tiang.
  4. Jenis lampu.
  5. Watt lampu.
  6. Berat lampu.
  7. Tipe arm.
  8. Panjang arm.
  9. Sistem AIO, TIO atau 3 in 1.
  10. Kapasitas panel.
  11. Merek dan tipe panel.
  12. Dimensi panel.
  13. Berat panel.
  14. Jumlah panel.
  15. Jenis baterai.
  16. Lokasi baterai.
  17. Ukuran battery box jika ada.
  18. Ketebalan tiang jika telah ditentukan.
  19. Ukuran base plate jika terdapat di drawing.
  20. Anchor bolt.
  21. Finishing.
  22. Lokasi pengiriman.
  23. Drawing proyek apabila tersedia.

Semakin lengkap informasi tersebut, semakin mudah pihak fabrikasi membuat quotation yang sesuai.


Tabel Perbandingan Kebutuhan Tiang Berdasarkan Sistem PJUTS

Sistem Panel Baterai Bracket Panel Karakter Tiang
All in One Terintegrasi dengan unit Terintegrasi Umumnya tidak terpisah Menyesuaikan mounting lampu
Two in One Terpisah Dapat terintegrasi di lampu Dibutuhkan Menyesuaikan panel + lampu
3 in 1 Terpisah Battery box terpisah Dibutuhkan Membutuhkan desain paling lengkap

Konfigurasi aktual tetap mengikuti desain produk masing-masing.


Aplikasi Tiang PJU Tenaga Surya

Tiang PJUTS dapat digunakan pada berbagai lokasi, antara lain:

  • jalan desa;
  • jalan kabupaten;
  • jalan perumahan;
  • kawasan industri;
  • pergudangan;
  • kawasan pabrik;
  • area parkir;
  • kampus;
  • sekolah;
  • rumah sakit;
  • tempat wisata;
  • fasilitas pemerintah;
  • area terpencil;
  • lokasi dengan akses jaringan listrik terbatas.

Kelebihan sistem tenaga surya adalah setiap titik penerangan dapat bekerja secara mandiri selama desain energi dan komponen telah disesuaikan dengan kebutuhan.


Mengapa Drawing Tiang PJUTS Sangat Penting?

Drawing menjadi dokumen yang menyatukan data panel, lampu dan konstruksi.

Sebuah drawing PJUTS idealnya dapat memperlihatkan:

  • tinggi tiang;
  • diameter bawah;
  • diameter atas;
  • ketebalan;
  • panjang segment;
  • slip joint;
  • model arm;
  • posisi lampu;
  • posisi panel;
  • ukuran bracket;
  • battery box;
  • base plate;
  • anchor bolt.

Drawing mempunyai manfaat untuk berbagai pihak.

Tim produksi menggunakannya untuk fabrikasi.

Kontraktor sipil menggunakannya untuk menyiapkan pondasi.

Tim instalasi menggunakannya saat erection.

Quality control menggunakannya untuk mengecek produk sebelum pengiriman.

Karena itu proses approval drawing sebaiknya dilakukan sebelum material masuk produksi.


Bagaimana Menentukan Harga Tiang PJUTS?

Harga ditentukan oleh kombinasi banyak komponen.

Faktor utamanya antara lain:

  • tinggi;
  • ketebalan;
  • diameter;
  • berat material;
  • jumlah segment;
  • arm;
  • panel bracket;
  • battery box;
  • base plate;
  • anchor bolt;
  • galvanisasi;
  • quantity;
  • lokasi pengiriman.

Karena itu dua produk yang sama-sama disebut “tiang PJU solar 7 meter” belum tentu mempunyai harga sama.

Cara yang paling tepat adalah membandingkan quotation menggunakan spesifikasi identik.

Hal tersebut menghindari perbandingan harga yang sebenarnya bukan produk setara.


Pabrikasi Tiang PJU Tenaga Surya DBSN Group

DBSN Group melalui www.pjusolarcellindonesia.com menyediakan solusi pabrikasi tiang PJU oktagonal untuk berbagai sistem penerangan jalan tenaga surya.

Konfigurasi dapat disesuaikan untuk:

  • PJU All in One;
  • PJU Two in One;
  • PJU 3 in 1;
  • single arm;
  • double arm;
  • parabole;
  • bracket panel solar;
  • battery box;
  • base plate;
  • anchor bolt;
  • hot dip galvanize.

Spesifikasi dapat dikembangkan berdasarkan tinggi, panel, jenis lampu dan kebutuhan drawing proyek.

Bagi proyek yang sudah memiliki spesifikasi konsultan, drawing dapat digunakan sebagai referensi review.

Untuk proyek yang masih berada pada tahap awal, calon pelanggan dapat menyiapkan data lampu, ukuran panel, tinggi tiang, jumlah unit dan lokasi proyek sebagai dasar pembahasan teknis.


FAQ Tiang PJU Oktagonal untuk PJU Tenaga Surya

Apakah tiang PJU biasa dapat digunakan untuk solar cell?

Bisa pada kondisi tertentu, tetapi konstruksinya tetap perlu dievaluasi karena panel dan bracket memberikan tambahan beban.

Berapa tinggi tiang PJU tenaga surya?

Pilihan dapat berupa 6 meter, 7 meter, 9 meter atau ukuran lain sesuai kebutuhan pencahayaan dan desain konstruksi.

Apakah watt panel menentukan ukuran bracket?

Tidak. Watt peak hanya menunjukkan kapasitas daya. Dimensi fisik panel tetap harus diketahui.

Apakah panel yang lebih besar membutuhkan tiang lebih kuat?

Luas dan berat panel dapat memberikan pengaruh terhadap beban, tetapi kebutuhan aktual harus ditentukan melalui engineering keseluruhan.

Apa fungsi bracket solar?

Bracket menopang panel dan mempertahankan posisi pemasangannya sekaligus mentransfer beban ke tiang.

Apakah PJUTS harus menggunakan tiang oktagonal?

Tidak. Tiang bulat juga dapat digunakan jika struktur dirancang sesuai kebutuhan. Oktagonal banyak dipilih karena fleksibel untuk fabrikasi custom.

Apakah hot dip galvanize diperlukan?

Hot dip galvanize banyak digunakan untuk membantu memberikan perlindungan terhadap korosi pada konstruksi baja outdoor.

Apa yang menentukan harga tiang PJU solar?

Tinggi, material, ketebalan, diameter, arm, ukuran panel, bracket, base plate, anchor, galvanisasi dan quantity.

Mengapa drawing diperlukan sebelum produksi?

Drawing memastikan dimensi panel, bracket, tiang, base plate dan anchor sudah jelas sebelum fabrikasi dimulai.


Kesimpulan

Penggunaan tiang PJU oktagonal untuk PJU tenaga surya memerlukan pendekatan yang lebih lengkap dibandingkan memilih tiang hanya berdasarkan tinggi atau watt lampu.

Pada PJUTS, tiang juga harus berinteraksi dengan panel surya dan bracket yang mempunyai bidang terhadap angin.

Karena itu ukuran fisik panel perlu diketahui sejak tahap awal.

Desain bracket, arm, badan tiang, base plate, anchor bolt dan pondasi harus dipandang sebagai satu kesatuan struktur.

Sistem All in One, Two in One dan 3 in 1 juga mempunyai kebutuhan mekanikal yang berbeda.

Pada AIO, komponen lebih banyak terintegrasi pada luminaire. Pada TIO, panel terpisah sehingga diperlukan bracket. Sementara sistem 3 in 1 dapat memerlukan panel bracket dan battery box sekaligus.

Bentuk oktagonal banyak digunakan karena fleksibel untuk custom design, taper dan multi-segment, tetapi pemilihan struktur tetap harus mengikuti kebutuhan aktual.

Langkah terbaik sebelum produksi adalah menyiapkan data lampu, dimensi panel, tinggi, arm dan kondisi proyek, kemudian membuat drawing untuk mendapatkan approval.

Dengan pendekatan tersebut, proses fabrikasi, pekerjaan pondasi, erection hingga maintenance dapat direncanakan secara lebih sistematis.

Konsultasi Tiang PJU Tenaga Surya

Membutuhkan Tiang PJU Oktagonal untuk PJU All in One, Two in One atau 3 in 1?

Konsultasikan terlebih dahulu konfigurasi lampu, ukuran panel surya, tinggi tiang, arm dan kebutuhan proyek agar konstruksi dapat disesuaikan sejak tahap drawing.

DBSN Group
www.pjusolarcellindonesia.com
WhatsApp: 089603131536

klik disini

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Let's Chat!