Baterai Deep Cycle 48 VDC 300 Ah untuk PLTS & Telekomunikasi (Konfigurasi 8 Unit Seri)
Rp1.00
Baterai Deep Cycle 48 VDC 300 Ah dengan konfigurasi 8 unit seri dirancang khusus untuk sistem PLTS off-grid, hybrid, dan aplikasi telekomunikasi 48 volt DC. Menggunakan teknologi VRLA deep cycle dengan pelat tebal, baterai ini mampu menangani siklus charge–discharge berulang, stabil pada beban tinggi, serta minim perawatan. Cocok untuk BTS, site telco, PLTS desa, PJU terpusat, dan sistem daya cadangan industri.
Deskripsi
Baterai Deep Cycle 48 VDC 300 Ah untuk PLTS & Telekomunikasi (Konfigurasi 8 Unit Seri)
Baterai deep cycle 48 VDC 300 Ah adalah jantung dari sistem PLTS off-grid, hybrid, dan sistem telekomunikasi yang menuntut keandalan tinggi, stabilitas tegangan, serta umur pakai panjang. Pada konfigurasi 8 unit baterai 6 V 310 Ah disusun seri, sistem ini menghasilkan tegangan nominal ±48 VDC dengan kapasitas yang optimal untuk beban DC industri dan konversi ke AC melalui inverter. Solusi ini dirancang untuk operasi 24/7, siklus dalam (deep discharge), dan lingkungan tropis Indonesia.
Landing page ini membahas arsitektur sistem 48 VDC, spesifikasi teknis baterai VRLA deep cycle, keunggulan untuk PLTS & telekomunikasi, panduan instalasi, hingga aspek TCO (Total Cost of Ownership)—semuanya dengan pendekatan teknikal dan aplikatif.
Mengapa Sistem 48 VDC 300 Ah Menjadi Standar Industri?
Sistem 48 VDC dipilih luas pada PLTS dan telekomunikasi karena:
- Efisiensi arus lebih baik dibanding 12 V/24 V (loss lebih rendah).
- Kompatibel dengan rectifier, inverter, dan perangkat DC industri.
- Keamanan & skalabilitas lebih tinggi untuk bank baterai menengah–besar.
Dengan kapasitas 300–310 Ah, sistem mampu menopang beban signifikan dalam durasi panjang, ideal untuk BTS/POP telekomunikasi, PLTS desa, PJU terpusat, hingga backup DC critical load.
Spesifikasi Teknis Baterai Deep Cycle 6 V 310 Ah (VRLA – EV Series)
Baterai yang digunakan adalah tipe VRLA (Valve Regulated Lead Acid) deep cycle dengan konstruksi pelat tebal untuk discharge berulang. Ringkasan spesifikasi utama:
- Tegangan per unit: 6 V
- Kapasitas nominal: 310 Ah (C10 @25 °C)
- Jumlah sel: 3 sel/unit
- Arus charge maksimum: ±93 A
- Float charge: ±6.8–6.9 V/unit @25 °C
- Cycle use: ±7.3–7.4 V/unit @25 °C
- Self-discharge: <3%/bulan @25 °C
- Rentang suhu: Discharge −20 °C hingga 60 °C
- Terminal: M8 (opsi F14/F22)
- Bobot: ±44.5 kg/unit
Data karakteristik arus & daya discharge, kurva charging (IUI/IIUU), serta hubungan DOD vs cycle life tersedia lengkap pada datasheet pabrikan .
Konfigurasi Bank Baterai: 8 Unit Seri = 48 VDC
Skema seri 8 unit (6 V × 8) menghasilkan:
- Tegangan nominal: 48 VDC
- Kapasitas sistem: tetap 310 Ah
- Energi tersimpan (≈): 48 V × 310 Ah ≈ 14.9 kWh
Keuntungan konfigurasi seri:
- Tegangan stabil untuk inverter/rectifier 48 V.
- Arus kerja lebih rendah → kabel lebih efisien.
- Mudah diperluas (paralel string) bila dibutuhkan.
Aplikasi Utama
1) PLTS Off-Grid & Hybrid
- Menyimpan energi siang hari dari panel surya.
- Menopang beban malam & cuaca mendung.
- Cocok untuk PLTS desa, site industri, PJU terpusat, dan rumah ibadah.
2) Sistem Telekomunikasi
- Backup BTS, POP, Repeater, Microwave link.
- Tegangan 48 VDC selaras dengan standar telco.
- Andal untuk operasi non-stop.
Keunggulan Baterai Deep Cycle VRLA untuk Sistem 48 V
- Deep discharge friendly: dirancang untuk DOD tinggi berulang.
- Maintenance-free: tanpa penambahan air (sealed).
- Stabil di suhu tropis dengan kompensasi temperatur.
- Keamanan tinggi (valve regulated, low gas emission).
- Umur pakai kompetitif pada siklus 50–80% DOD.
Pengalaman lapangan menunjukkan, untuk site yang disiplin pada set-point charging dan manajemen DOD, umur pakai bisa jauh lebih optimal dibanding baterai starter atau VRLA non-deep-cycle.
Sistem Charging yang Direkomendasikan
Agar performa dan umur pakai maksimal, gunakan charger/MPPT/rectifier 48 VDC dengan profil:
- Bulk / Boost sesuai arus maksimum (dibatasi).
- Absorption hingga SOC tercapai.
- Float stabil (±54.4–55.2 V total @25 °C untuk 8 unit).
- Temperature compensation aktif.
Catatan teknikal: over-voltage mempercepat degradasi, sedangkan under-charge meningkatkan sulfation. Disiplin pada set-point adalah kunci.
Desain Kabel, Proteksi & Instalasi
- Busbar & kabel DC disesuaikan arus maksimum.
- MCB/MCCB DC atau fuse NH untuk proteksi string.
- Ventilasi ruang baterai memadai.
- Torque terminal sesuai spesifikasi pabrikan.
- Labeling & balancing antar unit untuk monitoring.
Pendekatan ini terbukti menekan risiko panas berlebih dan unbalance antar baterai.
Perhitungan Kebutuhan Energi (Contoh)
Misal beban DC/AC ekuivalen 2 kW:
- Energi tersedia ≈ 14.9 kWh
- Autonomi teoritis ≈ 7–8 jam (tergantung DOD & efisiensi)
Untuk kebutuhan lebih lama, sistem dapat ditambah panel, optimasi beban, atau paralel string baterai.
TCO (Total Cost of Ownership)
Dibanding solusi non-deep-cycle:
- Downtime lebih rendah
- Interval penggantian lebih panjang
- Biaya operasional stabil
Dalam proyek PLTS & telco, TCO sering lebih penting daripada harga awal—dan di sinilah baterai deep cycle 48 VDC 300 Ah unggul.
Spesifikasi Dimensi & Penempatan
Dimensi kompak memudahkan rak baterai standar. Dengan bobot ±44.5 kg/unit, instalasi disarankan dua teknisi per unit dan rak baja ber-rating sesuai.
Kenapa Memilih Solusi Ini?
- Standar industri untuk 48 VDC.
- Kapasitas ideal untuk site menengah.
- Kompatibel luas dengan inverter & rectifier.
- Teruji di aplikasi PLTS dan telekomunikasi.
CTA – Konsultasi & Penawaran
Ingin desain bank baterai 48 VDC 300 Ah (8 unit seri) yang tepat untuk PLTS atau telekomunikasi Anda?
👉 Konsultasi teknis & minta penawaran sekarang:
https://wa.me/6289603131536
Catatan Data Teknis
Seluruh spesifikasi, kurva pengisian/pengosongan, serta karakteristik siklus mengacu pada datasheet resmi pabrikan EV series .
Baterai deep cycle 48 VDC 300 Ah tetap menjadi pilihan rasional dan andal untuk PLTS dan sistem telekomunikasi yang menuntut performa, stabilitas, dan efisiensi jangka panjang.
FAQ SEO VERSI PANJANG (People Also Ask)
1. Apa itu baterai deep cycle 48 VDC 300 Ah?
Baterai deep cycle 48 VDC 300 Ah adalah sistem penyimpanan energi berbasis baterai yang dirangkai dari beberapa unit baterai (umumnya 6 V) secara seri hingga mencapai tegangan 48 volt DC, dengan kapasitas sekitar 300 Ah. Sistem ini dirancang untuk discharge dalam (deep discharge) dan penggunaan jangka panjang.
2. Kenapa sistem PLTS dan telekomunikasi menggunakan 48 VDC?
Karena 48 VDC lebih efisien, arus lebih kecil dibanding 12V atau 24V, losses kabel rendah, serta sudah menjadi standar industri untuk inverter, rectifier, dan perangkat telekomunikasi.
3. Kenapa menggunakan 8 unit baterai dalam satu sistem?
Delapan unit baterai 6 V disusun seri menghasilkan tegangan total ±48 VDC. Konfigurasi ini umum digunakan karena stabil, modular, dan mudah dikembangkan.
4. Apakah kapasitas 300 Ah cukup untuk PLTS?
Untuk beban kecil hingga menengah, kapasitas 300 Ah pada sistem 48 VDC sudah cukup menopang beban selama beberapa jam hingga belasan jam, tergantung konsumsi daya dan depth of discharge (DOD).
5. Apakah baterai ini cocok untuk BTS dan site telekomunikasi?
Ya. Baterai deep cycle VRLA 48 VDC sangat cocok untuk BTS, repeater, dan POP telekomunikasi karena stabil, minim perawatan, dan mendukung operasi 24 jam nonstop.
6. Apa perbedaan baterai deep cycle dan baterai starter?
Baterai deep cycle dirancang untuk pengosongan energi berulang dan dalam, sedangkan baterai starter hanya untuk arus awal besar dalam waktu singkat. Untuk PLTS dan telekomunikasi, deep cycle wajib digunakan.
7. Apakah baterai ini bisa digunakan untuk sistem hybrid?
Bisa. Sistem hybrid (PLTS + PLN/Genset) sangat cocok menggunakan baterai 48 VDC karena mudah dikombinasikan dengan inverter hybrid dan sistem charging otomatis.
8. Berapa umur pakai baterai deep cycle 48 VDC?
Umur pakai tergantung DOD, suhu, dan sistem charging. Pada penggunaan ideal (DOD 50–70%), baterai deep cycle bisa bertahan 5–8 tahun.
9. Apakah baterai ini membutuhkan perawatan rutin?
Tidak. Baterai VRLA bersifat maintenance free, tidak perlu penambahan air, cukup inspeksi terminal dan sistem charging secara berkala.
10. Apakah baterai ini aman digunakan di ruang tertutup?
Aman, selama ruangan memiliki ventilasi yang baik dan sesuai standar instalasi baterai industri.
11. Charger atau controller apa yang cocok untuk baterai 48 VDC?
Disarankan menggunakan MPPT Solar Charge Controller atau rectifier 48 VDC dengan pengaturan bulk, absorption, dan float yang sesuai spesifikasi VRLA.
12. Apakah bisa ditambah kapasitas di kemudian hari?
Bisa, dengan menambahkan string baterai paralel. Namun disarankan menggunakan baterai dengan tipe, usia, dan kapasitas yang sama.
13. Apakah baterai ini cocok untuk daerah terpencil?
Sangat cocok. Baterai deep cycle 48 VDC banyak digunakan di daerah terpencil karena andal, tahan siklus berat, dan minim perawatan.
14. Apa risiko jika menggunakan baterai non-deep-cycle?
Risikonya adalah umur pakai pendek, kapasitas cepat drop, dan sering gagal saat discharge dalam, yang berujung pada downtime sistem.
15. Apakah sistem ini cocok untuk PJU tenaga surya terpusat?
Ya. Untuk PJU terpusat skala besar, sistem baterai 48 VDC jauh lebih efisien dan stabil dibanding sistem 12V.
16. Berapa energi yang bisa disimpan sistem ini?
Sekitar 14–15 kWh, tergantung kondisi baterai dan metode pengukuran kapasitas.
17. Apakah baterai ini tahan suhu tinggi?
Baterai dirancang untuk suhu tropis, namun performa optimal tetap pada kisaran 25–30°C.
18. Apakah baterai deep cycle ini bisa dikombinasikan dengan inverter 220 VAC?
Bisa. Sistem 48 VDC sangat umum digunakan untuk inverter off-grid dan hybrid 220 VAC.
19. Apakah sistem ini cocok untuk industri dan pabrik?
Cocok untuk backup daya DC, sistem kontrol, dan PLTS industri skala kecil–menengah.
20. Apakah tersedia konsultasi desain sistem?
Ya. Konsultasi desain sangat disarankan agar kapasitas baterai, panel, dan inverter benar-benar sesuai kebutuhan beban.

