Artikel Pendukung 3

C

Meta title: 
Meta description: Pelajari fungsi controller 15A, baterai LiFePO4 976 Wh, sistem dimming, proses pengisian, proteksi, dan pengaturan energi pada PJU 120 watt.
Keyword utama: controller PJU tenaga surya 15A
Keyword pendukung: baterai LiFePO4 PJU, sistem dimming lampu jalan, controller solar street light.

Controller merupakan komponen penting dalam sistem Lampu PJU Tenaga Surya. Perangkat ini mengatur aliran energi dari panel surya menuju baterai dan dari baterai menuju lampu.

Tanpa pengaturan yang tepat, baterai dapat mengalami pengisian yang tidak sesuai, energi dapat habis sebelum pagi, atau lampu tidak bekerja mengikuti jadwal yang dibutuhkan.

IC-FIN120 menggunakan controller 15 A dengan rentang tegangan controller 6–12 V, baterai LiFePO4 976 Wh pada sistem 8 V, serta sistem operasi dimming. Produk juga dilengkapi kabel sepanjang 6 meter dan dicantumkan memiliki waktu cadangan hingga tiga hari.

Alur energi pada sistem PJU tenaga surya

Pada siang hari, panel menghasilkan listrik arus searah. Energi tersebut masuk ke controller sebelum diteruskan ke baterai.

Controller mengatur proses pengisian berdasarkan kondisi tegangan dan parameter sistem. Setelah matahari terbenam, controller mendeteksi kondisi gelap dan mengaktifkan lampu.

Energi kemudian mengalir dari baterai menuju lampu LED. Besarnya daya dapat berubah sesuai program dimming.

Pada pagi hari, lampu dimatikan dan panel kembali mengisi baterai.

Alur dasarnya adalah:

READ  Panel surya tanpa battery, apakah bisa ?

Panel surya → controller → baterai → controller → lampu LED

Fungsi controller 15 A

Rating 15 A menunjukkan batas arus tertentu yang dapat ditangani oleh controller sesuai desain perangkat. Namun, angka tersebut tidak dapat dianalisis secara terpisah.

Kompatibilitas controller juga ditentukan oleh:

  • Tegangan input maksimum panel.
  • Tegangan kerja baterai.
  • Daya panel yang diizinkan.
  • Arus pengisian maksimum.
  • Arus keluaran menuju lampu.
  • Jenis pengaturan PWM atau MPPT.
  • Sistem proteksi.
  • Program dimming.
  • Komunikasi dengan BMS.

Lembar produk yang tersedia hanya mencantumkan controller 15 A dan rentang tegangan 6–12 V. Dokumen tersebut belum menjelaskan jenis controller, tegangan input panel maksimum, atau karakteristik proteksinya.

Karena itu, teknisi harus memeriksa label perangkat dan manual controller sebelum menghubungkan panel 200–300 WP.

Mengapa tegangan panel perlu diperiksa?

Panel surya 200 WP atau 300 WP dapat memiliki karakteristik tegangan dan arus yang berbeda, tergantung jenis serta susunan selnya.

Dua panel dengan daya watt-peak yang sama belum tentu memiliki nilai tegangan kerja yang sama. Jika tegangan panel melebihi batas input controller, perangkat dapat mengalami kerusakan.

Sebelum instalasi, periksa:

  • Open-circuit voltage panel.
  • Maximum power voltage.
  • Short-circuit current.
  • Maximum power current.
  • Tegangan input controller.
  • Batas arus controller.
  • Konfigurasi sambungan panel.

Pemasangan tidak boleh hanya mencocokkan daya panel dengan tulisan 15 A pada controller.

Peran baterai LiFePO4 976 Wh

Baterai menyimpan energi yang dihasilkan panel pada siang hari. Pada malam hari, baterai menyuplai energi menuju lampu.

LiFePO4 digunakan karena karakteristiknya mendukung proses pengisian dan pengosongan berulang. Namun, baterai tetap membutuhkan pengelolaan yang tepat.

Komponen battery management system atau BMS umumnya digunakan untuk mengawasi kondisi sel dan menjalankan fungsi perlindungan. Detail fungsi BMS pada IC-FIN120 tidak tercantum dalam lembar produk yang tersedia sehingga perlu dikonfirmasi melalui dokumen teknis tambahan.

READ  Cara Menghitung Kebutuhan Panel Surya dan Baterai untuk Lampu PJU 120 Watt

Kapasitas baterai dapat menurun akibat:

  • Temperatur tinggi.
  • Pengosongan terlalu dalam.
  • Pengisian yang tidak sesuai.
  • Arus kerja berlebihan.
  • Ketidakseimbangan sel.
  • Usia pemakaian.
  • Sambungan kabel yang buruk.

Cara kerja sistem dimming

Dimming mengatur daya lampu berdasarkan jadwal tertentu. Tujuannya adalah menjaga pencahayaan sekaligus menghemat energi.

Contoh pola operasi dapat dibuat sebagai berikut:

  • Awal malam: lampu bekerja 100%.
  • Tengah malam: daya diturunkan menjadi 50–70%.
  • Menjelang pagi: daya diturunkan kembali menjadi 30–50%.

Contoh tersebut bukan pengaturan resmi IC-FIN120, melainkan ilustrasi teknis. Program aktual harus diperiksa melalui controller yang digunakan.

Keuntungan sistem dimming meliputi:

  • Mengurangi konsumsi energi malam hari.
  • Memperpanjang durasi nyala.
  • Membantu menjaga kapasitas baterai.
  • Meningkatkan cadangan saat cuaca mendung.
  • Menyesuaikan cahaya dengan tingkat aktivitas.

Memahami klaim cadangan hingga tiga hari

Daya tahan hingga tiga hari bergantung pada energi yang tersedia dan konsumsi aktual lampu.

Apabila lampu bekerja pada daya maksimum terus-menerus, baterai akan lebih cepat habis. Sebaliknya, profil dimming yang lebih rendah dapat memperpanjang waktu penggunaan.

Cadangan aktual dipengaruhi oleh:

  • Kondisi baterai sebelum cuaca mendung.
  • Energi yang masih dihasilkan panel.
  • Lama lampu menyala.
  • Persentase dimming.
  • Temperatur.
  • Usia baterai.
  • Kerugian kabel dan controller.

Keterangan hingga tiga hari harus dipahami sebagai kondisi maksimum tertentu, bukan jaminan lampu selalu bekerja tiga malam pada daya 120 watt penuh.

Pengaruh kabel enam meter

IC-FIN120 mencantumkan kabel sepanjang 6 meter. Kabel ini memberi ruang untuk menempatkan panel secara terpisah dari lampu.

Namun, kabel memiliki hambatan listrik. Semakin panjang kabel dan semakin kecil penampangnya, semakin besar potensi penurunan tegangan.

Teknisi perlu memastikan:

  • Penampang kabel sesuai arus.
  • Polaritas tidak terbalik.
  • Konektor terpasang rapat.
  • Kabel tidak terjepit.
  • Jalur kabel terlindungi.
  • Tidak terdapat sambungan terbuka.
  • Cable gland atau seal terpasang baik.
READ  Jual Tiang PJU Oktagonal Malang

Jika kabel harus diperpanjang, ukuran penampang perlu dihitung kembali.

Hubungan controller dan proteksi IP66

Lampu memiliki perlindungan IP66, tetapi tingkat perlindungan sistem juga bergantung pada kualitas pemasangan.

Air dapat masuk melalui konektor, lubang kabel, penutup yang tidak rapat, atau seal yang rusak. Oleh sebab itu, teknisi perlu memeriksa semua titik sambungan setelah pemasangan.

Proteksi housing tidak dapat bekerja maksimal apabila kabel dipotong dan disambung tanpa konektor outdoor yang sesuai.

Pemeriksaan saat commissioning

Setelah pemasangan, lakukan pemeriksaan teknis berikut:

  1. Ukur tegangan panel saat menerima sinar matahari.
  2. Periksa polaritas panel dan baterai.
  3. Pastikan controller mendeteksi proses pengisian.
  4. Periksa kondisi indikator atau tampilan controller.
  5. Uji fungsi otomatis siang dan malam.
  6. Uji pola dimming.
  7. Pastikan lampu menyala stabil.
  8. Periksa suhu housing setelah lampu bekerja.
  9. Periksa kekencangan konektor.
  10. Pastikan tidak terdapat kabel terbuka.
  11. Periksa posisi dan kebersihan panel.
  12. Catat tegangan baterai sebelum dan setelah pengoperasian.

Data commissioning dapat menjadi referensi apabila terjadi perubahan performa pada masa mendatang.

Kesimpulan

Controller 15 A, baterai LiFePO4 976 Wh, dan sistem dimming bekerja sebagai satu kesatuan untuk mengatur energi pada IC-FIN120.

Controller tidak hanya menyalurkan listrik, tetapi juga mengelola proses pengisian, pengoperasian lampu, dan pengaturan daya. Dimming membantu menyeimbangkan kebutuhan pencahayaan dengan kapasitas energi yang tersedia.

Sebelum instalasi, teknisi perlu memastikan kompatibilitas tegangan panel, batas input controller, ukuran kabel, polaritas, dan pengaturan dimming. Pemeriksaan tersebut penting agar sistem bekerja aman, efisien, dan sesuai kebutuhan proyek.

Artikel utama terkait: Lampu PJU Tenaga Surya Two in One 120 Watt IC-FIN120.

klik disini

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Let's Chat!